Tangkal Corona, Semua Masjid di Selangor Hentikan Aktivitas Hingga 31 Mei

-

Kuala Lumpur

Sultan Selangor, Sharafuddin Idris Shah, menerbitkan dekrit yang memperpanjang penghentian sementara aktivitas seluruh masjid di wilayah tersebut demi membatasi penyebaran virus Corona (COVID-19). Selangor merupakan salah satu negara bagian di Malaysia.

Ini berarti, ibadah salat Jumat dan salat berjemaah serta khotbah di seluruh masjid dan musala di Selangor akan ditiadakan sementara hingga 31 Mei mendatang. Demikian seperti dilaporkan kantor berita Malaysia, Bernama dan dilansir Malaysiakini, Kamis (16/4/2020).

Namun ditambahkan oleh Sekretaris Pribadi Sultan Sharafuddin, Mohamad Munir Bani, bahwa arahan terbaru akan dirilis jika situasi pandemi virus Corona bisa diselesaikan lebih cepat dari batasan waktu tersebut.

“Keputusan untuk memperpanjang penghentian ini diambil dalam rapat khusus antara Dewan Keagamaan Islam Selangor dan Departemen Agama Islam Selangor,” sebut Mohamad Munir dalam pernyataan pada Senin (13/4) waktu setempat.

“Salat Jumat yang ditunda harus diganti dengan salat zuhur (di rumah), sementara salat tarawih selama Ramadan ini harus dilakukan di rumah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mohamad Munir menyebut bahwa Sultan Sharafuddin juga menyampaikan kekhawatiran bahwa 6,5 juta orang warga Selangor bisa terpapar virus Corona jika langkah-langkah pencegahan tidak dilakukan secara serius. Sultan Sharafuddin mengimbau warga Selangor tetap di rumah sambil menjaga kebersihan dan mempraktikkan social distancing. Ditegaskan Sultan Sharafuddin bahwa semua warga Selangor harus mematuhi panduan dari Kementerian Kesehatan.

Disebutkan juga oleh Mohamad Munir bahwa Sultan Sharafuddin menyesalkan beredarnya berita-berita palsu atau hoax soal virus Corona yang memicu kecemasan di masyarakat. “Sultan Sharafuddin menyerukan warga terus mendoakan kesejahteraan rakyat dan negara,” tandasnya.

(nvc/ita)

Share this article

Recent posts

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Misteri Perusak Patung Ikon di Sulbar Dirusak Bikin Gempar

Video viral beredar menunjukkan seorang pria bermartil menghancurkan patung di salah satu sudut Polewali Mandar. Misteri masih belum terungkap, kenapa pria itu menghancurkan patung? Dalam salah satu potongan video pendek yang beredar di media sosial, tampak pria bermartil memukul-mukul Patung Tani yang tinggi menjulang. Peristiwa ini ternyata mengambil tempat di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar,…

Dua Lembaga BPJS Akan Integrasikan Data Layanan Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK akan mengintegrasikan data layanan program jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) secara spesifik. Dengan adanya integrasi data tersebut diharapkan akan meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

Duka Bocah Vino Jadi Yatim Piatu Gegara Corona

Sungguh malang nasib seorang bocah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, bernama Alviano Dava Raharjo alias Vino. Bocah berusia 10 tahun itu harus kehilangan kedua orang tuanya gara-gara Corona (COVID-19).

Alasan Pemerintah Ganti Istilah PPKM Darurat Jadi Per Level

Pemerintah menjelaskan alasan mengganti istilah PPKM Darurat menjadi PPKM dengan level tertentu. Pergantian itu disebut mengikuti arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "Terkait dengan level memang kita mengikuti apa yang diarahkan oleh WHO dan kita menggunakan dua level yaitu level transmisi dan kapasitas respons," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Popular categories

Recent comments