Cegah Penyebaran Corona, Turki Akan Bebaskan Puluhan Ribu Napi

-

Ankara

Parlemen Turki menyetujui aturan hukum yang mengizinkan pembebasan puluhan ribu narapidana (napi) sebagai langkah keselamatan dalam membatasi penyebaran virus Corona (COVID-19). Aturan ini disetujui setelah 17 napi di sejumlah penjara Turki positif virus Corona, dengan tiga napi di antaranya meninggal.

“Rancangan undang-undang (RUU) menjadi undang-undang (UU) setelah disetujui,” sebut Sidang Umum Parlemen Turki melalui akun Twitternya, seperti dilansir AFP, Selasa (14/4/2020).

Aturan hukum baru ini berlaku untuk beberapa jenis napi, termasuk napi wanita yang hamil dan napi berusia lanjut (lansia) dengan penyakit bawaan. Napi kasus pembunuhan, kejahatan seks dan tindak pidana narkoba tidak akan ikut dibebaskan di bawah aturan hukum ini.

Ketua Parlemen Turki, Sureyya Sadi Bilgic, seperti dilansir Al Jazeera, menyebut aturan hukum ini diloloskan parlemen dengan 279 suara mendukung dan 51 suara menolak. Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang menaungi Presiden Recep Tayyip Erdogan dan sekutunya, MHP, turut mendukung aturan hukum ini.

Aturan hukum ini membuka jalan bagi pembebasan sementara untuk sekitar 45 ribu napi demi membatasi penyebaran virus Corona. Para napi yang memenuhi syarat, akan dibebaskan kendali yudisial yang berlaku hingga akhir Mei. Kementerian Kehakiman Turki akan bisa memperpanjang periodenya sebanyak dua kali, dengan masing-masing mencapai maksimum dua bulan.

Sekitar 45 ribu napi lainnya akan dibebaskan secara permanen di bawah aturan hukum terpisah, yang bertujuan mengurangi kepadatan di dalam penjara.

Share this article

Recent posts

Jika Terpilih, Biden Janjikan Vaksin Corona Gratis untuk Semua Warga AS

Capes AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, menjanjikan vaksin virus Corona akan digratiskan untuk seluruh warga jika dirinya terpilih jadi Presiden AS.

Jelang Pilpres, Peretas Rusia Serang Jaringan Pemerintah AS

Para peretas yang disponsori Rusia dilaporkan berupaya menyusup ke dalam jaringan komputer pemerintah negara bagian dan pemerintah lokal di AS.

Demi Dicoret dari Daftar Sponsor Teroris, Sudan Transfer Rp 4,9 T ke AS

Pembayaran kompensasi US$ 335 juta (Rp 4,9 triliun) merupakan bagian dari kesepakatan dengan AS agar Sudan dihapus dari daftar sponsor terorisme.

Guru Prancis Dipenggal, Macron Desak Putin Tingkatkan Kerjasama Antiteror

Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin untuk meningkatkan kerja sama guna memerangi terorisme dan imigran ilegal.

Penumpang Wajib Tes Corona di Bandara Sebelum Terbang Keluar Inggris

Para penumpang akan menjalani tes virus Corona (COVID-19) selama satu jam di bandara sebelum bisa terbang keluar dari Inggris.

Popular categories

Recent comments