Nyaris Sejuta Kasus di Dunia, Korut Bersikeras Bebas dari Virus Corona

-

Pyongyang

Pemerintah Korea Utara (Korut) bersikeras bahwa negara tersebut masih tetap bebas dari virus corona. Hal ini disampaikan di tengah meningkatnya keraguan di luar negeri seiring jumlah kasus infeksi coronavirus secara global telah mencapai nyaris satu juta kasus.

Korut telah dengan cepat menutup perbatasannya pada Januari lalu, setelah virus corona pertama kali terdeteksi di negara tetangga, China, dan menerapkan langkah-langkah pengendalian yang ketat.

Pak Myong Su, direktur departemen antiwabah di Markas Antiwabah Darurat Pusat Korut, bersikeras bahwa upaya-upaya tersebut telah berhasil sepenuhnya.

“Tak seorang pun terinfeksi novel coronavirus di negara kami sejauh ini,” ujar Pak kepada kantor berita AFP, Kamis (2/4/2020).

“Kami telah melakukan langkah-langkah pencegahan dan ilmiah seperti pemeriksaan dan karantina bagi semua personel yang masuk negara kami dan mendisinfeksi semua barang secara menyeluruh, serta menutup perbatasan dan memblokir jalur laut dan udara,” imbuhnya.

Share this article

Recent posts

Jika Terpilih, Biden Janjikan Vaksin Corona Gratis untuk Semua Warga AS

Capes AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, menjanjikan vaksin virus Corona akan digratiskan untuk seluruh warga jika dirinya terpilih jadi Presiden AS.

Jelang Pilpres, Peretas Rusia Serang Jaringan Pemerintah AS

Para peretas yang disponsori Rusia dilaporkan berupaya menyusup ke dalam jaringan komputer pemerintah negara bagian dan pemerintah lokal di AS.

Demi Dicoret dari Daftar Sponsor Teroris, Sudan Transfer Rp 4,9 T ke AS

Pembayaran kompensasi US$ 335 juta (Rp 4,9 triliun) merupakan bagian dari kesepakatan dengan AS agar Sudan dihapus dari daftar sponsor terorisme.

Guru Prancis Dipenggal, Macron Desak Putin Tingkatkan Kerjasama Antiteror

Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin untuk meningkatkan kerja sama guna memerangi terorisme dan imigran ilegal.

Penumpang Wajib Tes Corona di Bandara Sebelum Terbang Keluar Inggris

Para penumpang akan menjalani tes virus Corona (COVID-19) selama satu jam di bandara sebelum bisa terbang keluar dari Inggris.

Popular categories

Recent comments