Pusat Pandemi Corona Bergerak ke Antar Benua

-

TogelCC –

Pusat pandemi virus Corona (COVID-19) kembali berpindah. Setelah China yang berada di Benua Asia, kemudian bergeser ke Italia di Benua Eropa, lalu pusat pandemi virus Corona kini bergerak ke Amerika Serikat (AS) yang berada di Benua Amerika.

AS telah mengonfirmasi kasus COVID-19 sebanyak 82.404. Jumlah tersebut melampaui China yang mencatat 81.782 kasus dan Italia yang melaporkan 80.589 kasus.

Jumlah angka kematian di AS terkait virus Corona juga melebihi 1.000, yakni 1.200. Namun jumlah tersebut masih jauh di bawah China dengan 3.291 kematian dan Italia 8.215 kematian.

Seperti dikutip dari BBC World, Jumat (27/3/2020), Presiden AS Donald Trump meramalkan negaranya akan kembali bekerja cukup cepat. Ramalan itu disampaikan setelah AS melaporkan adanya 3,3 juta warga yang mengajukan tunjangan pengangguran pekan lalu.

“Mereka harus kembali bekerja, negara kita harus kembali, negara kita didasarkan pada itu dan saya pikir itu akan terjadi dengan cepat,” kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Washington, Kamis (26/03) waktu setempat.

“Kita dapat memanfaatkan bagian dari negara kita, kita mungkin mengambil bagian besar dari negara kita yang tidak begitu terdampak dan kita dapat melakukannya dengan cara itu.” imbuhnya.

Geser China, AS Jadi Pusat Pandemi Virus Corona COVID-19:

Share this article

Recent posts

Jet Tempur Taiwan Jatuh ke Laut, Pilot Tewas

Seorang pilot Taiwan tewas setelah jet tempurnya jatuh di lepas pantai timur pulau itu saat latihan rutin.

Sepekan Jelang Pilpres AS, Sudah 70 Juta Warga Gunakan Hak Pilih

Lebih dari 70 juta warga AS telah menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara awal atau early voting dalam pilpres tahun ini.

Bom Meledak di Madrasah Pakistan, 7 Orang Termasuk Anak-anak Tewas

Sebuah bom meledak di dalam kelas di sebuah madrasah di Pakistan. Tujuh orang, termasuk anak-anak, tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam insiden ini.

Raja Malaysia Tolak Tetapkan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Didesak Mundur

PM Malaysia, Muhyiddin Yassin, menghadapi seruan mundur setelah Raja Malaysia, Al-Sultan Abdullah, menolak permintaannya untuk menetapkan keadaan darurat.

Meninggal di Usia 38 Tahun, Ini Sosok Pangeran Brunei Abdul Azim

Pangeran Brunei Abdul Azim meninggal di usia 38 tahun. Seperti apa sosoknya?

Popular categories

Recent comments